Jalanku terhuyungLemah menapaki lorong-lorong sempit landaiMeninggalkan tapak-tapak jejak kosongKiri…Kanan…Hingga, tapak lemahku terhenti dalam suatu bentuk,Hariku adalah namamu. Hari-hari akhir yang kutuliskan tak lain hanyalah namamu. Menggurat di atas samudera pengharapan yang tandus dan terjal. Entah berapa purnama yang telah terlewati sejak itu. sejak pertemuan pagi itu. mentari memerah menyala,...
Minggu, 20 November 2011
Rabu, 16 November 2011
titik dan koma hidupku
StandardUntuk hari kemarin dan detik yang telah terlewati. Tak dapat diulang dan diputar mundur. Esok dan satu detik ke depan tidak dapat ku ketahui dan ku terka sedikitpun. Hanya masa lalu, harapan yang mambahana menjadi penugasa atas diri yang tak punya kuasa apa-apa. Terkadang aku harus berhenti dan terhenti sejenak bahkan lama hingga membuatku jenuh. Itulah titik dalam kehidupanku, namun titik bukan berarti...
Selasa, 08 November 2011
Bukan Aku
StandardHari-hari yang kulewati kini tak lebih dari nilai seonggok sampah dipinggiran pasar. Menebarkan bau busuk dan tak bernilai sama sekali. Entah apa yang ku alami kini di bawah kesadaran yang masih terpatri dalam jiwaku. Sebenarnya apa yang terjadi pada aku ku Tuhan? apa yang telah engkau berikan padaku saat ini? Tuhan aku tak sanggup jika harus seperti ini terus menerus, aku akan hancur berserak...
Langganan:
Postingan (Atom)