Selasa, 07 Agustus 2012

Power from Emak (pegawai borongan bagian kupas kulit udang)*

Standard

*penulis adalah mahasiswa aktif IPB jurusan Teknologi Hasil Perairan dan Anggota Community of Santri Scholar of Ministry of Religious Affairs dan sekaligus Editor i(dot).com Magazine

Senyum itu. Meski tertutup oleh masker yang setiap harinya melekat saat jam kerja dimulai sampai selesai waktunya. Aku yakin senyumnya adalah senyum yang terindah untuk menjalani kehidupan. Mencari tambahan nafkah untuk keluarga dan kehidupannya supaya lebih baik kedepannya. Kerutan dikeningnya ternyata tidak menyurutkan semangatnya bekerja. Umurnya yang kira-kira paruh baya tidak dijadikan alasan untuk duduk manis dirumah dan menikmati masa tuanya. Yah, entah siapa namanya yang jelas banyak yang memanggilnya “emak” termasuk juga diriku yang turut serta memanggilnya demikian.

Sederhana, penuh keceriaan dan tak pernah mengeluh meski di usianya yang tidak muda lagi. Beliau adalah sesosok wanita yang kuat. Salah satu Kartini masa kini yang tersisa. Akhir-akhir ini aku sering sekali memantu beliau di bagian pengupasan. Beliau bekerja sebagai pekerja borongan pengupas kulit udang di salah satu pabrik cold storage dan ekspor udang di ujung timur negeri ini tepatnya di daerah Banyuwangi. Aku akhir-akhir ini leih senang menghabiskan waktu Praktek Lapang dibagian pengupasan satu meja dengan “emak”. Entah rasanya ada rasa nyaman dan semangat yang emak tularkan kepadaku. Banyak pelajaran yang secara tersirat dapat ku petik dari emak. Humoris salah satunya membuatku betah menjalani PL dengan emak dibagian ini.

“hahaha… lha ayo cepet dibelah nduk* urange” kelakar emak dengan sifat latahnya yang membuat orang satu meja sontak tertawa. Meski umur telah menjadikan emak tua namun semangat emak yang membara seperti panglima perang tahun empat puluh lima silam masih terasa. Itu salah satu yang aku kagumi dari emak.

Just do it, smile, joke and joy jadikan dia teman setia dalam hidupmu. Tears, sorrow and shadow jangan dijadikan alasan sebagai  penghambat kita adalah kunci hidup yang aku ambil dari emak. Sebuah pelajaran berharga yang dapat ku jadikan sebaga pembelajaran yang tak bisa diukur dengan nilai sebongkah emas sekalipun. Guru bagiku. Senyummu dan candaanmu tak akan aku lupakan sampai kapanpun. Terimakasih emak telah mengajarkanku arti hidup yang sesungguhnya.
Note :
)* nduk (jawa red): panggilan kepada anak perempuan dalam bahasa jawa
Banyuwangi, 3 Agustus 2012

Jumat, 13 Juli 2012

TABLO & DOCLO (ternyata....)

Standard

Aku ingin menceritakan dia. Entah darimana aku harus memulainya. Semuanya terasa gelap bahkan menghimpitku hingga sesak. Aku tahu pelangi itu indah. Kombinasi warna yang cantik membentuk setengah bola. Merah, kuning, dan hijau tampak lebih dominan daripada warna lainnya. Aku tahu menara Eiffel itu ada di Paris Perancis meski tak sempat ku bersua dan bercerita padanya. Aku tahu, matematika itu ilmu pasti. Aku tahu, aku tahu semuanya. Bahkan ketika kalian mati nanti aku tahu kalian akan berada dimana. Aku rasa cukup dengan semua rasa tahuku. Sekarang aku ingin memulai cerita tentang ketidaktahuanku untuk menceritakan tentang dia.

Aku menyebutnya Doclo, aku mendapatkan ini dari dia. Dia yang sering mengucap doclo meski tak tahu penjabaran dan penjelasan ilmiah yang mendalam. Entah berasal dari negeri mana asal muasal kata ini. Mungkin dari negeri antabrantah yang tak jelas disana atau mungkin dari keraton tempat para raja bersama selirnya menata kekuasaannya. Ah, sudahlah tak penting bagiku dan bagi kalian apa arti sebenarnya kata DOCLO ini. Biarkan saja, toh ini tidak mempengaruhi kehidupan dan uang tabuangan kalian di bank bukan? Makanya kita tinggalkan dan lupakan saja kata ini. Biar dia membusuk di dalam ingatanku. Meski kutahu kata ini tak akan busuk dan hilang dimakan waktu.

Aku ingat, satu lagi kata-kata yang dia ucap dan sering muncul dilayar telepon genggamku. TABLO (tampang Blo’on) kalau arti kerennya sih, “muka loe jauh”. Ha..ha..ha..ha.. gak nyambung sama sekali bukan. Bukan tugasku menyambung kata dan isi yang ada ditulisan ini. Tugasku hanya mengetik kata demi kata dan kususun menjadi sebuah paragraph narasi. Tanpa kupedulikan isinya bagaimana dan seperti apa. Biarlah para pembaca yang budiman nan pandai menerjemahkannya dalam bahasa masing-masing. Ha..ha..ha (penulis belajar gila) padahal orang gila saja pengen sembuh. Kata ini sering kuterima darinya. Pantas mungkin aku menerimanya. Singkatan yang dibaca terdengar keren padahal artinya sangat mengecewakan dan mengharukan kalau dihayati (ah dasar penulis lebay).

Tak usah aku sebutkan siapa namanya. Kalaupun kusebutkan kalian pasti tidak akan tahu karena bukan artis terkenal sekelas Agnes Monica dengan suara emas dan pengalaman di dunia tarik suara yang tak bisa diragukan lagi atau Aura kasih yang cantik dengan tubuh yang jenjang menjulang seperti gedung pencakar langit yang ada di Jakarta. Dia gadis kecil namun terlihat besar, bukan karena ukuran badannya berat tubuhnya. Melainkan baju putih bu-abu yang masih dia kenakan sampai sekarang. Dia sederhana, menurut pandanganku yang sejauh ini terlihat dari sudu pandang penerawangan mata batinku ketika bersama dia ataupun dari caranya menjalani hari (untuk penulis, “sekali lagi loe lebay, gue buang ke laut tulisan loe”).
Aku gak tahu harus bagimana menyebut semua ini. Takut salah sebut dan dapat menimbulkan bencana sekaliber gempa yang menggoncang jogja bebrapa tahun silam dan seluas lumpur lapindo yang merendam rumah warga sidoarjo dan penyelesaian maslah yang tak berujung. Harapanku dia gak tahu dan gak baca tulisan ini. Karena aku malu dan gak terima kalau dia baca ulisan ini. Bukan karena apa-apa, aku takut dia terlalu senang dan kemudian loncat kegirangan lalu mengambil handphonenya dan mengetik kata “apa-apaan sih lau? Doclo geje? Maksudnya apa ini?” lalu mengrimkannya padaku. Hadehhhhhhhhh, jangan dah. Aku belum siap buat itu semua. Badanku dan hatiku udah terlalu rapuh untuk mendengar ocehannya yang sering kurindukan (cieeeeehh, kayak lagunya d’ masiv aja yang judulnya merindukanmu). Tak apa juga sih kalau di baca tulisan ini. Gadis pemilik kata DOCLO dan TABLO yang gak jelas. Ha..ha..ha..ha (terun tuk dia : maaf ya, kata-kata loe kupakai ditulisan buat ngisi blog).

Dia lucu, imut, gajelas dan kadang menyebalkan banget tingkah lakunya. Gak terlalu putih bahkan terkesan hitam. Namun itulah yang kunilai darinya. Si dia yang gak pernah bisa kuterka dan kuketahui apa isi hati dan perasaan sesungguhnya. Udahan dulu ya, mengenai ke TABLO-an dank ke- DOCLO-an yang dia hiaskan dalam setiap percakapan singkat. Sederhana memang, sesederhana malam yang ditemani bulan. Sesederhana matahari yang berbentuk bulat dan sesederhana malaikat yang punya sayap.

Sudah cukup kebodohanku menuliskan semua ini. Gak terlalu penting untuk menguraikan dia terlalu panjang. Toh, dia gak bakal membacanya. Biarkan menjadi catatan usang yang menghiasi blog semrawut dan memenuhi postinganku. (Ha..ha..ha..ha..ha). aku tak ingin mengucap selamat tinggal ataupun mengucapkan kata pisah, karena aku yakin aku bakal bersama. Entah itu bersama siapa, yang pasti perpisahan adalah bagian hidup yang paling ku benci dan kulaknat.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, seperti isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
-Kahlil Gibran-

Selasa, 03 Juli 2012

mencintai tanpa arti (hanya lamunan)

Standard
mencintai tanpa arti
bukan berarti aku tak punya kendali akan rasa ini
memang aku tahu pertemuan pertama adalah rasa
pertemuan kedua adalah cinta
dan terkahir pertemuan ketiga adalah luka…
ha.ha.ha.ha.

apa arti dari pertemuan dengan wajah yang saling menatap
apa arti dari senyuman yang biasa keluar dari sunggingan bibir seorang hawa
apa arti malam jika hanyut tanpa sang bulan
apa arti deru yang menciptakan haru

malam kemarin hanya sebuah perjalanan singkat
yang aku yakin akan membuahkna perjalanan panjang tak berujung
ya, kalau dibolehkan dan di izinkan oleh sang maha kuasa tentunya
tanpa mengurangi arti dan melebihkan
aku ingin kamu,

perempuan yang belum lama ku kenal
yang kerap ku sapa namanya “IRA”
entah apa nama panjang
yang jelas aku ingin kamu
meski hadangan dan tantangan ke depan sesulit meruntuhkan menara Pissa

aku tak bermodal
aku cacat,
secacat cacatnya orang yang paling cacat yang pernah terlahir
aku ingin kamu “Ira”
bukannya aku terobsesi atau apalah disebutnya
aku yakin aku bisa meraihmu
meski aku tahu sainganku sangatlah berat
dia punya segalanya

namun apakah cinta harus terbatas oleh dinding gelimang harta
ataukah hanya sebatas ketampanan wajah
kurasa tidak
aku bisa
aku bisa
tunggu aku disana…
tunggu aku hadir dan memelukmu erat tuk kujadikan kekasih hatiku…

Puncak Bogor, 30 Juni 2012

Minggu, 17 Juni 2012

Kenanganku (Aku dan Dia di Rumah Makan Sunda)

Standard

Bercerita tentang masa lalu. Setiap orang pastinya mempunyai masa lalu atau yang kerap disapa dengan kenangan. Kenangan dapat berupa sesuatu yang indah dan kadang juga menyisakan keterpurukan dan kesakitan yang meraja. Keindahan yang tercipta di masa muda sepertiku ini telah mebuatku teringat dengan syair yang di ciptakan oleh Master piece berkelas seperti kahlil Gibran dengan syairnya yang berjudul “Keindahan” berikut sedikit syair yang ku ingat :

Keindahan menjadi milik usia muda,
tapi keremajaan yang untuknya dunia ini diciptakan tidak lebih dari sekadar mimpi yang manisnya diperhamba oleh kebutaan yang menghilangkan kesedaran.
Akankah hari itu datang, ketika orang-orang bijak menyatukan kemanisan masa muda dan kenikmatan pengetahuan?

Berbicara mengenai masa muda, aku pernah mengalaminya. Meski masa muda kini telah beranjak pergi meninggalkanku dengan perlahan. Aku akan sedikit menceritakan masa laluku yang seharusnya telah terkubur dalam pasung kematian. Namun, aku hanyalah manusia yang punya nafsu untuk menggali dan membukanya kembali, hanya sekedar mengingat dan tersenyum sendiri dikala kesepian yang selalu menguntit. Cibiuk, entah dari mana ini bermula. Cibiuk sendiri merupakan nama daerah di Garut yang terkenal dengan kelezatan sambalnya. Terlepas dengan cibiuk yang berada di Garut. Rumah Makan Sunda Cibiuk yang berada di Jalan Buaran, Rawa-Buntu Kelurahan Rawa Buntu, Serpong Tangerang Selatan atau lokasinya bisa dilihat di streetdirectory yang tertera pada gadget streetdirectory.com yang telah saya pasang. Di sinilah kisahku bermula, kisahku sebagai perjalanan masa muda yang berwarna. Aku bertemu dengan dia, dia yang menjadi putri salju dihatiku didaerah tropis negeri Indonesia. (hahaha.. lebay banget yah)
Iya benar sekali tepatnya di sini, rumah makan sunda cibiuk yang ada di daerah serpong ini. Ayam bakar sambal ijo, menjadi menu pilihan yang fantastis. Wajahnya yang berubah menjadi merah jingga tatkala melahap sambal ijo cibiuk. Lucunya dia, dengan pesonanya yang melanggar keindahan dunia. Selain itu juga di rumah makan sunda cibiuk ini terdapat saung yang menjadi kenangan indah tatkala senja mulai menyapa kala itu. Di atas sangung yang langsung menghadap ke sawah ini terlihat jelas lambaian bunga-bunga lili berwarna ungu. Warna kesukaan putrid hatiku, syahdu rasanya melihat pemandangan ini. Apalagi di temani suara gemericik air dari kolam ikan yang ada disekitar saung. Indahnya rumah makan ini mungkin dapat kugambarkan bagian kecil dari keindahan surga yang telah diturunkan kebumi. (haha hiperbola banget yah) yah hanya ini yang bisa aku sampaikan.
Rumah makan Sunda Cibiuk memang mantap dengan kulinernya, ayam bakar sambal ijo dan es teh manis adalah menu favoritku dan dia perempuan yang pernah mengisi kanvas kehidupanku dengan warnanya. Thanks, ini adalah kenangan terindahku bersama dia Rumah Makan Sunda Cibiuk.

Senin, 28 Mei 2012

Renungan Galau (bukan budak cinta/galau)

Standard
Tuhan menciptakan kita dua kaki untuk berjalan
Menciptakan dua tangan kita untuk memegang
Menciptakan dua telinga kita untuk mendengar
dan dua mata untuk melihat
Tapi kenapa tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati kepada kita?
"karena Tuhan telah memberikan sekeping hati lagi pada seseorang untuk kita mencarinya"
"itulah "CINTA"


Jangan sesekali mengucapkan selamat tingal jika kita ingin mencoba
Jangan sesekali menyerah jika kita masih merasa sanggup
Jangan sesekali mengatakan "kita tidak mencintainya lagi" jika kita masih tidak dapat melupakannya
Cinta datang pada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan.
Kepada mereka yang masih percaya walaupun mereka yang telah dikhianati
Kepada mereka yang masih ingin mencintai walaupun mereka telah disakiti sebelumnya.
Dan kepada mereka yang memiliki keberanian dan keyakinan untuk membangun kepercayaan.

         Jangan sampai kita menyimpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang hingga dia meninggal dunia dan akhirnya kita terpaksa mencatat kata-kata cinta itu pada pusaranya. sebaiknya ungkapakanlah kata-kata cinta yang tersimpan didalam benak kita. sekarang selagi ada hayatnya. mungkin tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang tepat. sebaiknya kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.


         Cinta dapat merubah pahit menjadi manis, debu menjadi emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat. sungguh menyakitkan mencintai orang yang tidak mencintai kita, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kita tidak memiliki keberanian menyatakan cinta itu padanya. seandainya kita ingin mencintai dan ingin memiliki hati seseorang ibaratkanlah seperti mempunyai sekuntum mawar merah. ibarat kata, kita mencium harum mawar tersebut, tetapi ada kalanya kita merasakan bisa duri mawar itu menusuk jari. hal yang menyedihkan saat hidup adalah kita bertemu seseorang yang sangat berarti bagi kita hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kita harus membiarkannya pergi.

        Kadang kala kita tidak menghargai orang yang mencintai kita sepenuh hati, sehingga kita kehilangannya. pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi. cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia itu sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya. kisah silam tidak perlu diungkit lagi. Sekiranya kita benar-benar mencintainya setulus hati.

        Hati-hati dengan cinta. kadang cinta dapat membuat orang yang sehat menjadi sakit. Orang yang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut leh para pecinta palsu. Kemungkinan yang kita sayangi atau cintai tersimpan keburukan didalamnya. dan kemungkinan apa yang kita benci tersimpan kebaikan didalamnya. Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepada perempuan artinya alam, cinta kepada diri sendiri artinya bijaksana, cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada tuhan artinya taqwa. lemparkanlah orang yang berbahagia dalam cinta kedalam laut, pasti dia akan membawa seekor ikan. lemparkanlah juga seseorang yang gagal dalam bercinta kedalam segudang roti, pasti ia akan mati kelaparan. Seandainya kita dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak memiliki rasa cinta dan kasih dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar air yang bergemericik.

         Cinta adalah keabadian, dan kenangan adalah hal yang terindah dalam cinta yang pernah dimiliki. siapapun pandai dalam menghayati cinta, namun tak seorangpun dapat menilai sekepng cinta. karena cinta bukan suatu wujud yang dapat dilihat oleh kasat mata. sebaliknya, cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan. cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan kepadanya serta membuat budak menjadi pemimpin. itulah dahsyatnya cinta. cinta adalah sebenarnya membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri. dan tidak merubahnya seperti gambar yang kita inginkan. jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri kita sendiri yang kita temukan dari dalam dirinya. kita tidak akan pernah tahu bila kita akan jatuh cinta, namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.

        Cinta bukanlah kata murah dan lumrah, tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat melihat dan menilai kesucian. bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. tapi, untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh. jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan lebih baik cinta itu tak pernah hadir. karena cinta sesuatu yang membawa keindahan dan kebahagiaan didalamnya. Cinta itu seperti kupu-kupu, tambah dikejar tambah lari. tapi kalau dibiarkan terbang, dia akan datang dengan sendirinya ketika kita tidak mengharapkannya. cinta dapat membuatmu bahagia, tapi sering juga bikin sedih tap cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya. Jadi, janganlah terburu-buru dan pilih yang terbaik.

cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang sempurna bagi seseorang, tapi bagaimana dapat menemukan seseorang yang dapat membantu menjadi dirimu sendiri.
jangan pernah bilang "I Love You'" kalau kita tidak pernah peduli
jangan pernah membicarakan perasaan yang tak pernah ada
jangan pernah menyentuh hati seseorang kalau sentuhan itu untuk menghancurkan hatinya
jangan pernah menatap matanya kalau semua dilakukan kita hanya untuk berbohong
hal yang paling kejam yang dilakukan seseorang kepada orang lain adalah "membiarkannya jatuh cinta, sementara kita tidak berniat untuk menangkapnya"
cinta bukan "ini salah kamu" tapi "maafkan aku"
bukan "kamu dimana sih" tapi "aku disini"
bukan "gimana sih kamu" tapi "aku ngerti kok"
bukan "coba kamu gak kayak gini" tapi "aku cinta kamu seperti kamu apa adanya"





           Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kita inginkan dan menyayat sedalam yang kita ijinkan. yang berat bukan bagaiamana cara mengurangi kesedihan dan kerinduan. tapi bagaimana cara belajar darinya. cara jatuh cinta, jatuh tapi jangan terhuyung-huyung. Konsisten tapi jangan memaksa, berbagi dan jangan bersikap tidak adil. Mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut. Sedih, tapi jangan pernah simpan kesedihan itu. memang sakit melihat orang yang kita cintai sedang berbahagia dengan orang lain. tapi lebih sakit lagi ketika orang yang kita cintai itu tidak berbahagia bersama kita. Cinta akan menyakitkan ketika kita akan berpisah dengan seseorang. Lebih menyakitkan apabila kita dilupakan oleh kekasih tapi cinta akan lebih menyakitkan lagi apabila seseorang yang kita sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kita rasakan. yang paling menyedihkan dalam hidup ini adalah ketika menemukan seseorang dan membuat kita jatuh cinta hanya untuk menemukan bahwa dia bukan untuk kita dan kita sudah menghabiskan waktu yang banyak dengan orang yang tak pernah menghargainya.

cinta adalah semangat, cinta adalah kepercayaan, cinta adalah energi yang tak bisa dimusnahkan. ia hanya bisa berubah bentuk. cinta memang tak harus memiliki, karena mencintai adalah memberi tak pernah meminta.

Senin, 14 Mei 2012

Tanpa Judul

Standard
dear diary,

hari ini entah aku harus menuliskan apa.Menulis apa yang ingin aku luapkan dari hanya sekedar penyampaian perasaanku semata.
aku hanya ingin berpikir positif, itu saja. Tanpa ada belenggu yang menghalangi mimpi indahku malam ini.Namun, apa daya, mimpi indah yang kugadang-gadang akan hadir menepis segala gundahku malah berganti dengan seringai wajah serigala buas dari hutan sebelah.


Kembali aku harus teringat Sekar Ayuning Ratriku...
meskipun aku mencoba berusaha sekuat tenaga dan segenap pikiranku untuk menghunus semua rasa dan bayang yang belum mendarah daging terhadapnya.Ternyata tak semudah membiarkan kabut gelap menyingkap tabir kelam. Susah bahkan tak bisa melupakannya begitu saja. meski ku tahu dia bukan siapa-siapa bagiku. Dia hanyalah seorang gadis yang baru kukenal dan itupun tak sengaja. Gadis yang baru sepatah atau dua patah kata berucap padaku. namun, seperti mebuang kenangan bersama orang yang telah bersamaku berpuluh abad. Sulit bahkan tak bisa untuk membuang rasa ini.



Sekar Ayuning Ratri...
entah sampai kapan pengembaraan ini akan berakhir....
semoga bahagia selalu mendampingimu disana. amien

Kamis, 03 Mei 2012

Apa arti sebuah perkenalan, jika harus berpisah?

Standard
kala itu aku bertemu denganmu sekali saja,
seakan dunia itu terasa sempit,
jarak dapat dipangkas oleh waktu

sebenarnya aku tak ingin berkenalan denganmu waktu itu,
karena aku rasa itu semua percuma,
karena kalau kita tidak lagi bertemu itu hanya akan menyisakan bayangan
mengapa kita tidak berusaha untuk saling mengenal dan untuk berusaha bertemu?
"karena pertemuan pertama akan menyisakan rasa penasaran"
"dan pertemuan kedua akan menyisakan rasa rindu"
"dan aku tak mau merindu"
"biar takdir yang mempertemukan kita"

aku takut...
aku takut seperti embun yang pudar sebelum pagi berlalu
aku takut...
aku takut seperti malam yang ada dalam kegelapan